Nomor atom 117 · Halogen
Tenesin Ts
Nama lain: Tennessine
Tenesin, yang ditemukan pada 2010, adalah unsur yang paling akhir ditemukan. Dinamai menurut negara bagian Tennessee di AS, tenesin berada di dasar golongan 17, yaitu halogen. Unsur ini adalah buah kolaborasi internasional dan tidak mungkin tercipta tanpa target berkelium langka yang dibuat di Oak Ridge, Tennessee.
Sifat utama
| Nomor atom | 117 |
|---|---|
| Massa atom | [294] (Tidak memiliki isotop stabil; nomor massa isotop representatif ditulis dalam kurung siku) |
| Kategori | Halogen |
| Golongan | 17 |
| Periode | 7 |
| Blok | p |
| Wujud (25 °C, 1 atm) | Padat (Prediksi) |
| Titik leleh | — |
| Titik didih | — |
| Massa jenis | — |
| Keelektronegatifan (Pauling) | — |
| Jari-jari atom (van der Waals) | — |
| Energi ionisasi pertama | — |
| Afinitas elektron | — |
| Bilangan oksidasi | +5, +3, +1, -1 |
| Ditemukan | 2010 |
Konfigurasi elektron
- Ringkas
- [Rn]7s2 7p5 5f14 6d10
- Lengkap
- 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 4d10 4f14 5s2 5p6 5d10 5f14 6s2 6p6 6d10 7s2 7p5
- Elektron per kulit
- 2 · 8 · 18 · 32 · 32 · 18 · 7
Diagram orbital
Konfigurasi elektron beberapa unsur superberat (di atas 103) merupakan prediksi teoretis.
Posisi dalam tabel
Penemuan
Membuat unsur 117 memerlukan target berkelium-249 untuk dipasangkan dengan berkas kalsium-48. Pada 2008–2009 Oak Ridge National Laboratory meradiasi bahan di High Flux Isotope Reactor selama sekitar 250 hari dan mengolahnya secara kimia untuk memperoleh kira-kira 22 miligram berkelium-249. Karena berkelium-249 memiliki waktu paruh sekitar 330 hari, target itu segera dikirim ke Dubna, Rusia.
Sejak Juli 2009 Institut Gabungan Riset Nuklir menembakinya dengan kalsium-48, mendeteksi enam atom tenesin-293 dan tenesin-294, yang diumumkan pada April 2010. Oak Ridge, Vanderbilt University, University of Tennessee, dan Lawrence Livermore termasuk para mitranya. IUPAC mengakui penemuan ini pada Desember 2015, dan namanya disetujui pada 28 November 2016.
Asal-usul nama
Unsur ini dinamai menurut Tennessee, tempat Oak Ridge National Laboratory, Vanderbilt University, dan University of Tennessee berada. Mengikuti tradisi halogen (fluorine, chlorine, bromine, iodine, astatine), nama Inggrisnya berakhiran -ine (tennessine); dalam bahasa Indonesia akhiran ini diserap menjadi -in, seperti pada fluorin, klorin, bromin, iodin, dan astatin. Lambangnya Ts.
Kegunaan utama
- Riset dasar: Tenesin tidak memiliki kegunaan di luar sains.
- Tepi tabel periodik: Meskipun berada di antara halogen, efek relativistik diramalkan membuatnya lebih bersifat logam daripada halogen pada umumnya. Rantai peluruhannya juga mengungkap isotop-isotop baru, seperti lawrensium-266.
Isotop
Tidak ada isotop stabil. Hanya dua isotop yang diketahui, tenesin-293 dan tenesin-294, masing-masing dengan waktu paruh dalam orde puluhan milidetik. Rantai peluruhan tenesin-294 melewati moskovium, nihonium, roentgenium, dan meitnerium.
Dalam kehidupan sehari-hari
Unsur ini tidak ada di alam; hanya beberapa atom sekaligus yang dibuat di pemercepat dan langsung meluruh, sehingga tidak berhubungan dengan kehidupan sehari-hari maupun kesehatan.
Perlu diketahui
- Tenesin adalah unsur yang paling akhir ditemukan.
- Sekitar 22 miligram berkelium-249 untuk targetnya dibuat di Amerika Serikat dan dikirim ke Rusia.
- Nama Inggrisnya berakhiran -ine, mengikuti tradisi halogen.
Golongan yang sama (17)
Sumber data · Sifat: PubChem Periodic Table (data publik NIH/NLM Amerika Serikat) · Massa atom: massa atom standar ringkas CIAAW 2024 · Nama: Wikidata (CC0); nama dalam bahasa Korea mengikuti Himpunan Kimia Korea. Diakses 23-09-2026.